Gagal Ginjal Kronis Komplikasi

Gagal Ginjal Kronis KomplikasiGagal ginjal kronis merupakan salah satu kondisi pada ginjal yang menyebabkan kemampuan serta fungsi dalam menyaring racun, zat sisa dan juga cairan berlebih yang berasaL dari darah hilang dengan perlahan. Karena organ ginjal bisa dengan mudah beradaptasi pada gangguan di fungsinya, gejala penyakit gagal ginjal kronis biasanya baru akan muncul setelah kondisi penyakitnya semakin parah.

Gagal Ginjal Kronis

Penyakit gagal ginjal kronis disebut sebagai silent disease. Dan banyak dari pasien yang melakukan pemeriksaan ke dokter dan dokter menyarankan mereka untuk melakukan cuci darah. padahal selama ini mereka merasa tidak merasakan gejala atau keluhan papaun. Bahkan ada yang juga memeriksakan ke dokter yang lain karena merasa tidak yakin dengan diagnosis yang dilakukan dokter pertama. Oleh sebab itulah, penyakit gagal ginjal kronis disebut juga sebagia the silent disease karena diam-diam tidak menunjukkan gejala namun kondisinya secara mendadak langsung sudah parah.

Gagal Ginjal Kronis Komplikasi

Gagal Ginjal Kronis Komplikasi

Banyak komplikasi yang diakibatkan oleh penyakit gagal ginjal kronis. Gagal ginjal kronis komplikasi adalah :

  1. Kelebihan cairan
    Untuk seseorang yang fungsi ginjalnya masih normal, minum air putih yang diharuskan adalah 2-3 liter dalam sehari untuk membantu memelihara kondisi ginjal agar berfungsi dengan baik. namun jika seseorang mengalami gejala penyakit ginjal, maka minum sebanyak 5-6 liter dalam sehari, hal ini akan meenunjukkan kondisi yang sangat berbahaya. Karena akan mengakibatkan kandungan garam yang ada didalam tubuh menjadi semakin berkurang dan akan menyebabkan seseorang menjadi lemah dan mengalami kejang-kejang. Mereka yang mempunyai penyakit gagal ginjal kronis, maka mempunyai sistem pembuangan cairan yang terdapat didalam tubuh, jadi disaat mereka minum air yang banyak, maka tidak semua air yang sudah diminum keluar dan justru malah akan mengalami penumpukan didalam pembuluh darah dan pada akhirnya akan menyebabkan jantung bekerja lebih ekstra. Itulah gagal ginjal kronis komplikasi yang pertama.
  2. Hiperkalemia
    Gagal ginjal kronis komplikasi yang kedua adalah hiperkalemia merupakan kondisi yang ditandai dimana kalium yang terkandung didalam darah menjadi tinggi. Kalium yang tinggi ini akan menyebabkan jantung menjadi tidak bisa bekerja lebih baik. sehingga akan menimbulkan gangguan kesehatan jantung dan pada akhirnya akan berdampak pada suatu kondisi fatal yakni kematian. Dan untuk mereka yang mengalami gangguan fungsi ginjal kronis, maka kemampuannya untuk bisa mengeluarkan kalium sangat rendah. Dan sumber kalium yang bisa didapatkan adalah dari buah-buahan serta sayuran, sehingga dokter biasanya akan menyarankan mereka yang mengalami penyakit gagal ginjal kronis maka harus mengonsumsi buah-buahan dengan jumlah yang banyak.
  3. Metabolik asidosis
    Gagal ginjal kronis komplikasi yang lainnya adalah metabolik asidosis. Fungsi ginjal adalah bisa membantu mengatur elektrolit, cairan dan juga asam basa yang terkandung didalam darah. dan jika fungsi dari ginjal ini menjadi terganggu, maka darah akan menjadi asam dan pH akan menjadi turun. Dan jika pH dara Anda turun, maka akan menyebabkan terjadinya pelebaran pada pembuluh darah serta akan menimbulkan kontraksi jantung yang terganggu. Dan jika hal ini tidak bisa dikontrol dengan baik, maka akan memberikan dampak yang kurang baik bagi kesehatan.
  4. Gangguan mineral dan tulang
    Gagal ginjal kronis komplikasi seperti ini jika dibiarkan maka akan menyebabkan gangguan mineral serta tulang. Asupan kalsium yang berkurang akan menimbulkan kondisi bisa mengeropos lebih mudah dan pada akhirnya patah. Mereka yang mengalami penyakit gagal ginjal kronis komplikasi, maka biasanya mempunyai masalah dengan tulang yang tidak kuat serta dengan mudah patah, akibat gangguan tulang yang mereka alami.
  5. Penyakit hipertensi
    Gagal ginjal kronis komplikasi yang selanjutnya adalah penyakit hipertensi yang dapat beresiko pada kematian. Dan jika karena gangguan gomeruler, maka seseorang dapat mengalami penyakit hipertensi. Penyebab penyakit hipertensi juga bisa dikarenakan cairan yang terlalu banyak atau juga akibat dari tekanan darah tinggi.
  6. Penyakit anemia
    Penyakit anemia muncul akibat tubuh kita kurang hormon entroskosit, sehingga sumsum tulang yang mempunyai kemampuan untuk membentuk darah lama kelamaan juga akan semakin berkurang.
  7. Dislipidemia
    Gangguan kolesterol yang ternyata juga bisa menjadi salah satu gagal ginjal kronis komplikasi yang sangat mengganggu. Untuk mereka yang menderita penyakit gagal ginjal kronis, maka akan mengalami kolesterol tinggi.
  8. Disfungsi seksual
    Ini yang paling ditakutkan oleh kaum pria, mereka yang mengalami gagal ginjal kronis, maka salah satu dampak atau gagal ginjal kronis komplikasi yang dialami untuk kehidupan seksual mereka adalah mengalami disfungsi seksual. Mereka yang berusia masih muda dengan penyakit gagal ginjal kronis, terutama untuk kaum pria, maka kadang akan merasa cepat lelah sehingga minat dalam melakukan hubungan seksual menjadi berkurang dan pada akhirnya akan berdampak dengan kejadian yang lainnya.

Cara mencegah penyakit gagal ginjal kronis komplikasi adalah :

  1. Membatasi asupan minuman beralkohol
  2. Mematuhi instruksi atau anjuran obat yang banyak dijual dipasaran, jika tidak mematuhi dosis maka bisa beresiko merusak ginjal Anda
  3. Memelihara berat badan
  4. Jangan merokok
  5. Jangan mengonsumsi obat pereda sakit dengan berlebihan.
  6. Segera lakukan konsultasi ke dokter Anda jika Anda mengeluhkan adanya gejala ginjal dan yang lainnya.

Gagal Ginjal Kronis Komplikasi

Posted in Gagal Ginjal Kronis | Tagged , , , , , | Leave a comment

Penyebab Gagal Ginjal Kronis

Penyebab Gagal Ginjal KronisPenyakit gagal ginjal kronis adalah salah satu keadaan disaat fungsi ginjal sudah mulai mengalami penurunan dengan bertahap. Kondisi yang seperti ini biasanya bersifat permanen. Dan status dari penyakit ginjal kronis biasanya akan berubah menjadi penyakit gagal ginjal disaat funugsi ginjal sudah mulai mengalami penurunan sehingga bisa mencapai di tahap atau juga stadium akhir.

Penyebab Gagal Ginjal Kronis

Penyebab Gagal Ginjal Kronis

Penyakit Gagal Ginjal Kronis

Penyakit gagal ginjal kronis bisa dideteksi dengan menggunakan tes urin dan juga darah. dan gejala dari penyakit gagal ginjal kronis adalah bersifat umum,  yang membuat penderitanya terkadang tidak menyadari gejala yang muncul  hingga kemudian mencapai ke stadium lanjut.

Penyakit gagal ginjal kronis stadium lanjut biasanya ditandai dengan gejala seperti sesak nafas, mual, kelelahan, dan juga adanya suatu pembengkakan pada pergelangan kaki, kaki, dan juga tangan karena terjadinya suatu penumpukan cairan di sirkulasi tubuh, mengalami sesak nafas, dan juga munculnya darah didalam urine. Pemeriksaan dari darah serta urine yang dilakukan dengan teratur dalam setiap tahunnya adalah salah satu hal yang sangat disarankan untuk mereka yang beresiko tinggi mengalami penyakit gagal ginjal kronis. Dan orang-orang yang beresiko tinggi mengalami penyakit gagal ginjal kronis adalah mereka yang memiliki tekanan darah tinggi, mengalami penyakit diabetes, dan juga riwayat kesehatan keluarga dengan penyakit gagal ginjal kronis.

Penyebab gagal ginjal kronis diakibatkan karena adanya penyakit lain yang mendasarinya. Penyebab gagal ginjal kronis yang diakibatkan oleh penyakit lain yang bersifat sistemik misalnya seperti penyakit hipertensi, diabetes, dan juga infeksi batu saluran kemih yang pada akhirnya akan menimbulkan masalah hidrolityasis. Dan beberapa gejala yang kemungkinan terjadi adalah seperti gejala dini dan gejala lanjut.

Penanggulangan yang dilakukan pada penyebab gagal ginjal kronis adalah dengan melakukan beberapa tahapan. Terdiri dari pemeriksaan medis, penatalaksanaan keperawatan serta dengan melakukan terapi diet. Penyebab gagal ginjal kronis bisa diatasi dengan 3 tahapan yang dilakukan supaya bisa membantu menjaga dan juga membantu mempertahankan kinerja dari ginjal si penderita. Sehingga akan sangat berfungsi dalam waktu yang lebih lama dan bisa mengurangi resiko dari munculnya kerusakan yang semakin besar dan juga semakin parah. Pelasanaan dalam hal pemeriksaan medis untuk menentukan penyebab gagal ginjal kronis dilakukan dengan pemeriksaan cairan dan juga kondisi tubuh si pasien oleh tenaga ahli yang bisa menanganinya.

Cara mengatasi penyebab gagal ginjal kronis adalah dengan melakukan terapi diet. Terapi diet yang dilakukan adalah :

  1. Melaukan diet lunak atau diet biasa
  2. Mengonsumsi jenis sumber karbohidrat seperti selai, gula pasir, permen dan juga syrup.
  3. Mengonsusmi makanan yang mengandung cukup energi tetapi rendah protein didalamnya.
  4. Mengonsumsi jenis sumber protein yang diutamakan adalah protein hewani, misalnya seperti daging sapi, susu, dan juga ikan. Dan takarannya yang harus disesuaikan dengan kegagalan dari fungsi ginjal si penderita penyakit gagal ginjal kronis.
  5. Mengonsumsi jenis mananan yang mengandung sumber lemak tidak jenuh, dengan kebutuhan air hingga mencapai 25 persen dan juga total energi yang dibutuhkan dalam setiap harinya.
  6. Kebutuhan dari air putih pada penderita penyakit gagal ginjal kronis yang sebaiknya harus disesuaikan dengan jumlah urine selama 1 hari, yakni adalah 500 milimeter yang  didapatkan dari jenis minuman dan juga makanan.
  7. Mengonsumsi jenis nmakanan yang mengandung kalium serta natrium didalamnya dengan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan si penderita.
  8. Kebutuhan dari kalori si penderita penyakit gagal ginjal kronis adalah sekitar 45b kkal/kg berat badan/hari.
  9. Mengurangi asupan garam dapur. Jika Anda juga mengalami penyakit hipertensi bengkak.
  10. Mengonsumsi agar-agar, karena selain mengandung kandungan sumber energi, makanan ini juga mengandung kandungan serat yang larut didalamnya.

Makanan dan juga buah yang tidak boleh dikonsumsi oleh penderita penyakit gagal ginjal yang harus diketahui oleh penderita gagal ginjal kronis adalah:

  1. Makanan yang mengandung sumber karbohidrat tinggi didalamnya misalnya seperti nasi, jagung, kentang, makaroni, pasta, havermout, dan juga ubi.
  2. Protein hewani didalamnya seperti daging kambing, ayam, ikan, hati, keju, udang, telur.
  3. Sayuran dan buah-buahan yang mengandung kalium tinggi misalnya adalah seperti buah apel, alpukat, jeruk, pisang, pepaya, daun pepaya, seledri, kembang kol, peterseli, buncis. Dan untuk penderita penyakit gagal ginjal, sebaiknya mengurangi asupan konsumsi buah-buahan. Karena sebagian dari buah-buahan mengandung kalium atau potassium yang tinggi.

Pengidap dari kondisi-kondisi tersebut biasanya akan beresiko mengalami penyakit ginjal kronis misalnya adalah seperti penyakit diabetes dan juga tekanan darah tinggi yang sangat dirsankan untuk mewaspadai dan lebih berhati-hati pada perkembangan penyakit yang mereka alami. perubahan dari pola hidup seperti pola makan sehat, melakukan olahraga secara teratur, dan sebaiknya hindari kelebihan asupan minuman beralkohol. Hal ini akan sangat mengganggu untuk membantu mencegah dari terjadinya penyakit gagal ginjal kronis.

Itulah informasi mengenai penyebab gagal ginjal kronis, semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semuanya. Terimakasih

Penyebab Gagal Ginjal Kronis

 

Posted in Gagal Ginjal Kronis | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Gangguan Gagal Ginjal Kronis

Ginjal memiliki kemampuan filtrasi glomerulus pada anak sehat umur diatas 2 tahun adalah 89 ml/menit/1,73 m2. Apabila kemampuan filtrasinya menetap dibawah angka tersebut, maka keadaan ini disebut sebagai insufisiensi renal kronik. Bilamana kemudian gejalanya nyata-nyata didapatkan secara klinis, maka kini keadaan tersebut disebut sebagai gangguan gagal ginjal kronis dan keadaan seperyi ini memerlukan pengobatan yang spesifik. Gejala yang sering ada diantaranya hipertensi, hiperfosfatemia, asidosis, anemia, dan gagal tumbuh yang biasanya timbul apabila kemampuan filtrasi glomerulus dibawah 30 ml/menit/1,73 m2.

Pada keadaan yang lebih berat  dimana kemampuan filtrasi glomerulus semakin rendah, dibawah 10 ml/menit/1,73 m2 disebut sebagai stadium terminal dari penyakit ginjal ini. Bila pada stadium ini tidak dilakukan usaha unutk menopang fungsi ginjal maka umur anak tidak dapat dipertahankan lagi. Filaisis atau transplantasi adalah salah satu cara untuk menekan komplikasi serius akibat gangguan gagal ginjal kronik. Penyebab dari gangguan gagal ginjal kronik dan stadium terminal penyakit ginjal pada anak dan remaja adalah ; glomerulonefritis, nefropati refluks, kelainan congenital (sidroma Alport, nefronoptisisi, sistinosis, penyakit polisistik, dll), dysplasia(dengan obstruksi atau tanpa obstruksi, dan sindroma uremik hemolitik.

Ginjal dalam keadaan demikian akan tidak mampu berperan sebagaimana mestinya, oleh karena terjadi kegagalan fungsinya. Gambaran klinis penting yang sering tampak pada penderita CGK adalah ; gagal tumbuh, osteodistropi renal, letargi/kehilangan kalori, anemia, hipertensi, dan anoreksial. Pada keadaan dimana penderita tidak mendapat perawatan dengan baik atau tidak berobat maka dapat timbul mual dan muntah, neuropati perifer serta perikarditis. Gagal tumbuh yang terjadi biasanya disebabkan oleh masukan diit yang tidak adekuat, osteodistropi renal (hiperparatiroidisme dan rikets), asidosis, kelebihan garam, energy gagal dipergunakan, toksisitas uremik dan perubahan-perubahan endokrin pada gangguan gagal ginjal kronis ini.

Usaha-usaha yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah gagal ginjal kronis adalah secara garis besarnya terbagi menjadi dua, yakni :

  1. Pengobatan konservatif, disini termasuk pemberian obat dan pengaturan diit.
  2. Dialisis dan transplantasi ginjal ; bila ginjal sudah tidak berfungsi sama sekali, yaitu sekitar 5 ml/menit/1,73 m2 (5% dari kemampuan normalnya). Sebaiknya pada saat kemampuan filtrasi glomerulus sudah mencapai < 10 ml/menit/1,73 m2, tindakan dialysis hendaknya sudah mulai dilakukan.

Tujuan pengobatan konservatif pada penderita gangguan gagal ginjal kronis (CGK) adalah untuk mempertahanka agar penderita tetap berada dalam kondisi fisik sebaik mungkin pada saat penderita masuk ke dalam stadium terminal untuk mendapatkan dialysis  ata transplantasi ginjal. Demikian pula kondisi inteletual penderita tetap optimal dan komplikasi serta akibat lainnya dapat ditekan sekecil mungkin. Komplikasi yang bisa terjadi dalam perjalanan penyakitnya adalah berupa peningkatan kadar urea darah, bahan-bahan yang berhubungan dengan CGK (peningkatan kadar natrium dan fosfat) dan hipertensi.

Posted in Gagal Ginjal Kronis | Tagged , , , , , | Leave a comment

Diet Gagal Ginjal Kronik

Gagal ginjal kronis menahun merupakan kerusakan ginjal yang progresif dan ireversibel karena suatu penyakit. End stage renal disease merupakan gagal ginjal terminal yang akan membawa kematian jika tidak dilakukan terapi dialysis atau transplantasi ginjal. Terapi diet gagal ginjal kronis hanya bersofat membantu memperlambat progresivitas gagal ginjal kronis. Pemberian suplemen seperti zat besi, asam folat, kaslium dan vitamin D mungkin diperlukan. Suplemen vitamin A tidak dibutuhkan sementara asupan mineral fosfor, magnesium, dan elektrolit tertentu seperti kalium dan natrium mungkin harus dikurangi. Pemberian suplemen vaitamin-mineral pada gagal ginjal kronis harus mengacu pada hasil-hasil pemeriksaan laboratorium seperti kadar hemoglobin , kadar kalium, natrium, dan klorida. Pada pasien-pasien gagal ginjal kronis, focus terapigizi adalah untuk menghindari asupan elektrolit yang berlebihan dari makanan karena kadar elektrolit bisa meninggi akibat klirens renal yang menurun.

Prinsip diet gagal ginjal kronis adalah ;

  1. Asupan kalori harus ditentukan pada tingkat yang bisa mencegah pemecahan lean tissue (protein) untuk memenuh kebutuhan energy. Jika energy dari makanan yang dikonsumsi tidak cukup, tubuh cenderung akan menggunakan simpanan protein dalam otot untuk  menghasilkan energy
  2. Asupan aklori dianjurkan sebesar 30-35 kal/kg BB/hari.
  3. Pembatasan protein diolakukan berdasarkan berat badan, derajat insufisiensi renal, dan tipe dialisi yang akan dijalani. Ketimbang protein nabati yang nilai biologisnya lebih rendah, maka penggunaan sumber protein hewani dengan nilai biologisnya lebih rendah, maka penggunaan sumber protein hewani dengan nilai biologisnya yang tinggi, seperti telur, daging, ikan dan ayam, harus dianjurkan.
  4. Kenaikan kadar serum magnesium, kalium, dan fosfor umumnya terjadi. Jika hal ini terjadi, bahan makanan yang kaya akan elektrolit tersebut perlu dihindari, seperti pisang, kacang hijau, air kelapa muda karena semua makanan ini banyak mengandung kalium.
  5. Pasien ginjal yang mendapat terapi antacid tidak boleh menggunakan antacid ang mengandung magnesium.
  6. Pembatasan garam sampai 3 g gram per hari.
  7. Asupan fosfor dari makanan akan menurun dengan diet gagal ginjal kronis rendah protein sehingga cukup ekeftif untuk mengendalikan keadaan hiperfosfatemia. Pemberian suplemen kalsium karbonat dapat dilakukan dokter bila dirasakan perlu untuk membantu mengurangi asupan fosfor namun menambah asupan kalsium.
  8. Suplemen vitamin D3, asam folat dan B6 (untuk pembentukan sel darah merah) dapat diresepkan oleh dokter. Pemberian vitamin A tidak dianjurkan pada penyakit ginjal stadium terminal karena toksisitas yang dilaporkan. Sementara itu, suplemen vitamin C tdak boleh lebih dari 100 mg.
  9. Membatasi asupan cairan jika diperlukan, misalnya pada keadaan edema atau asites, dan dengan memperhatikan volume urine yang diekskresikan.
Posted in Gagal Ginjal Kronis | Tagged , , , , , | Leave a comment

Gagal Ginjal Kronik

Gagal ginjal kronik adalah destruksi truktur ginjal yang progresif dan terus menerus. Selain itu pada individu yang rentan nefropati analgesic, destrusi papilla ginjal yang terkait dengan pemakaian harian obat-obat analgesic selama bertahun-tahun dapat menyebabkan gaga;l ginjal kronis. Apapun penyebabnya terjadi perburukan fungsi ginjal secara pprogresif yang ditandai dengan penurunan GFR yang progresif. Pada awal perjalanannya, keseimbangan cairan, penanganan garam, dan penimbunan produk sisa masih bervariasi dan bergantung pada bagian ginjal yang sakit. Sampai fungsi ginjal turun kurang datri 255 normal, manifestasi klinis gagal ginjal kronis mungkin minimal karena nefron-nefron lain yang sehat mengambil alih fungsi nefron yang rusak. Nefron yang tersisa meningkatkan laju filtrasu, reabsorpsi dan sekresinya serta mengalami hipertrofi dalam proses tersebut.

Seiring dengan makin banyak nefron yang mati, nefron yang tersisa menghadapi tugas semakin berat, sehingga nefron-nefron tersebyt ikut rusak dan akhirnya mati. Sebagian darin siklus kematian ini tampaknya berkaitan dengan tuntutan pada nefron-nefron yang ada untuk meningkatkan reabsorpsi protein. Seiring dengan penyusutan progresof nefron. Terjadi pembentukan jaringan parut dan penurunan aliran darah ginjal. Pelepasan rennin dapat meningkat dan bersama dengan kelebihan beban cairan, dapat menyebabkan hipertensi. Hipertensi sendiri mempercepat gagal ginjal kronis, mungkin dengan meningkatkan filtrasi (karena tuntutan reabsorpsi) protein plasma dan menimbulkan stress oksidatif.

Kegagalan ginjal pada gagal ginjal kronik membetuk eritropoietin dalam jumlah yang adekuat sering kali menimbulkan anemia dan keletihan akibat anemia berpengaruh buruk pada kualitas hidup. Selain itu, anemia kronis menyebabkan penurunan oksigenasi jaringan diseluruh tubuh dan mengaktifkan refleks-refleks yang ditujukan untuk meningkatkan curah jantung  guna memperbaiki ksigenasi. Refleks ini mencakup aktivasi susunan saraf simpatis dan peningkatan curah jantung. Akhirnya perubahan tersebut merangsang individu yang menderita gagal ginjal mengalami gagal jantung kongesif sehingga penyakit ginjal kronis menjadi satu faktor resiko yang terkait dengan penyakit jantung.

Gejala gagal ginjal kronis adalah ;

  1. Pada gagal ginjal stadium 1, tidak tampak gejala-gejala klinis
  2. Seiring dengan perubrukan penyakit, penurunan pembentukan eritropoietin menyebabkan keletihan kronis dan muncul tanda-tanda awal hipoksia jaringan dan gangguan kardiovaskular.
  3. Dapat timbul poliuria (peningkatan pengeluaran urine) karena ginjal tidak mampu memekatkan urine seiring dengan perburukan penyakit.
  4. Pada gagal ginjal stadium akhir, pengeluaran urine turun akibat GFR rendah.

Peradangkat diagnostic pada gagal ginjal kronis adalah ;

  1. Radiograf atau ultrasound akan memperlihatkan ginjal yang kecil dan atrofi.
  2. Nilai BUN serum, kreatinin dan GFR tidak normal.
  3. Hematokrit dan hemoglobin turun.
  4. pH plasma rendah
  5. peningakatan kecepatan pernapasan mengisyaratkan kompensasi pernapasan akibat asidosis metabolic.
Posted in Gagal Ginjal Kronis | Tagged , , , , , | Leave a comment

Penyebab dan Terapi Untuk Gagal Ginjal Kronis

Gagal ginjal kronis atau lebih dikenal dengan Chronic Kidney Disease (CKD), terjadi secara perlahan-lahan dalam jangka waktu lama, tidak dapat disembuhkan tetapi dapat diusahakan utnuk menghambat progresivitasnya. Penyebabnya adalah faktor glomerulonefritis (radang ginjal menahun), penyakit darah tinggi, kencing manis, batu ginjal dan batu saluran kemih yang kurang mendapat perhatian sehingga menimbulkan infeksi kronis dll.

Penyakit kencing manis adalah salah satu penyebab terbanyak dari gagal ginjal kronis. Pada gagal ginjal akut atau kronis, apabila sudah ada indikasi, sebaiknya diilakukan tindakan terapi ginjal pengganti. Hemodialisis atau cuci darah adalah salah satu bentuk terapi ginjal pengganti.

Pada penyakit gagal ginjal kronis yang sudah memasuki stadium 5 atau gagal ginjal terminal, cuci darah atau hemodialisis dilakukan selama seumur hidup. Dua kali dalam seminggu, masing-masing selama 4 jam. Tujuannya untuk membuang hasil metabolisme dan cairan yang tidak dapat dikeluarkan karena ginjal telah gagal menjalankan fungsinya. Tentunya melakukan perawatan cuci darah ini membutuhkan dana yang sangat besar, sekali dalam melakukan cuci darah diketahui membutuhkan dana sekitar 1-2 juta rupiah dalam 1 kali cuci darah.

Adapula terapi lainnya adalah pertoneal dialysis. Terapi ini dilakukan dengan cara membuang cairan dan membersihkan darah dari racun ureum melalui selaput dinding perut. Selain itu dikenal pula cangkok ginjal atau transplantasi yaitu mencangkokkan ginjal orang lain kepada si penderita gagal ginjal terminal. Pada penderita kencing manis, hemodialisis bisa dilakukan lebih awal meskipun fungsi kedua ginjal masih diatas 10%.

Posted in Gagal Ginjal Kronis | Tagged , , , , , | Leave a comment

Komplikasi Gagal Ginjal Kronis

Kemampuan ginjal membuang cairan berlebih sebagai urine (creatinine clearence rate) dihitung dari jumlah urine yang dikeluarkan tubuh dalam satuan waktu dengan mengumpulkan jumlah urine tersebut selama 24 jam yang disebut dengan C_crea (creatininine clearance). C_crea normal untuk pria adalah 95-145 ml/ menit sedangkan pada wanita 75-115 ml/menit.

Kreatinin merupakan hasil metabolisme sel otot yang terdapat di dalam darah setelah melakukan kegiatan. Ginjal akan membuang kreatinin darah ke urine. Bila fungsi ginjal menurun, kadar kreatinin di dalam darah akan meningkat. Kadar kreatinin normal dalam plasma darah adalah 0,6-1,2 mg/dL.

Gagal ginjal kronis

Ginjal yang sakit tidak bisa menahan protein darah (albumin) yang seharusnya dilepaskan ke urine. Awalnya terdapat dalam jumlah sedikit (mikro-albuminuria). Bila kondisinya semakin parah akan terdapat pula protein lain (protenuria).

Jadi, berkurangnya fungsi ginjal menyebabkan terjadinya penumpukan hasil pemecahan protein yang beracun bagi tubuh, yaitu ureum dan nitrogen. Gangguan itu disebut dengan sindroma uremia dengan gejala mual dan muntah.

Seperti penyakit menahun lainnya, penyakit gagal ginjal kronis juga disertai dengan penyakit lain sebagai penyulit atau komplikasi yang sering lebih berbahaya. Komplikasi yang seringkali ditemukan pada penderita penyakit gagal ginjal kronis adalah anemia, osteodisrofi ginjal, gagal jantung, dan disfungsi ereksi (impotensi).

Posted in Gagal Ginjal Kronis | Tagged , , , , , | Leave a comment

Penyakit Gagal Ginjal Kronis

Gagal ginjal kronis (GGK) adalah kemunduran fungsi ginjal yang ireversibel yang terjadi dalam waktu beberapa bulan atau tahun. Penyakit ginjal terminal (end stage renal disease atau ESRD) merupakan lanjutan dari gagal ginjal kronis yang mengakibatkan ketidakmampuan untuk mempertahankan keseimbangan subtansi tubuh (akumulasi cairan dan produk sisa) dengan menggunakan penanganan konservatif. ESRD terjadi apabila fungsi ginjal yang masih tersisa kurang dari 10 %.

Tahapan gagal ginjal kronis

Keterangan gambar :

1. Ginjal normal→2. Ginjal yang rusak→3. Ginjal yang kronis

Penyebab gagal ginjal kronis meliputi berbagai faktor yang kongenital dan didapat, termasuk :

1. Penyakit glumerular seperti glomerulonefritis atau glomerulopati

2. Uropati obstruktif

3. Hipoplasia atua displasia ginjal

4. Gangguan ginjal yang diturunkan, seperti penyakit ginjal polikistik, sindrom nefrotik kongenital, sindrom alport

5. Neuropati vaskular

6. Kerusakan atau kehilangan fungsi ginjal, misalnya trauma ginjal berat dan tumor Wilms.

Pada orang dewasa penyakit gagal ginjal kronis terjadi akibat adanya komplikasi penyakit yang sebelumnya diderita seperti adanya penyakit diabetes, tekanan darah tinggi yang secara umum merupakan penyebab dari ESRD atau stadium akhir dari penyakit gagal ginjal.

Gagal ginjal kronis berhubungan dengan berbagai jenis disfungsi biokimia. Ketidakseimbangan natrium dan cairan terjadi karena ketidakmampuan ginjal untuk memekatkan urine. Hiperkalemia terjadi akibat penurunan sekresi kalium. Asidosis metabolik terjadi karena gangguan reabsorpsi bikarbonat dan penurunan produksi amonia.

Posted in Gagal Ginjal Kronis | Tagged , , , , , | Leave a comment