Komplikasi Gagal Ginjal Kronis

Kemampuan ginjal membuang cairan berlebih sebagai urine (creatinine clearence rate) dihitung dari jumlah urine yang dikeluarkan tubuh dalam satuan waktu dengan mengumpulkan jumlah urine tersebut selama 24 jam yang disebut dengan C_crea (creatininine clearance). C_crea normal untuk pria adalah 95-145 ml/ menit sedangkan pada wanita 75-115 ml/menit.

Kreatinin merupakan hasil metabolisme sel otot yang terdapat di dalam darah setelah melakukan kegiatan. Ginjal akan membuang kreatinin darah ke urine. Bila fungsi ginjal menurun, kadar kreatinin di dalam darah akan meningkat. Kadar kreatinin normal dalam plasma darah adalah 0,6-1,2 mg/dL.

Gagal ginjal kronis

Ginjal yang sakit tidak bisa menahan protein darah (albumin) yang seharusnya dilepaskan ke urine. Awalnya terdapat dalam jumlah sedikit (mikro-albuminuria). Bila kondisinya semakin parah akan terdapat pula protein lain (protenuria).

Jadi, berkurangnya fungsi ginjal menyebabkan terjadinya penumpukan hasil pemecahan protein yang beracun bagi tubuh, yaitu ureum dan nitrogen. Gangguan itu disebut dengan sindroma uremia dengan gejala mual dan muntah.

Seperti penyakit menahun lainnya, penyakit gagal ginjal kronis juga disertai dengan penyakit lain sebagai penyulit atau komplikasi yang sering lebih berbahaya. Komplikasi yang seringkali ditemukan pada penderita penyakit gagal ginjal kronis adalah anemia, osteodisrofi ginjal, gagal jantung, dan disfungsi ereksi (impotensi).


=====================================

>>> Xamthone Plus Membantu Pengobatan Penyakit Ginjal, Lihat Testimoni Disini!
=====================================


This entry was posted in Gagal Ginjal Kronis and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>